REFLEKSI PERTEMUAN VI

Kelompok 11

EKOSISTEM AKUATIK

  • Ekosistem akuatik adalah ekosistem yang lingkungan hidup eksternalnya dikuasai dan di ungguli oleh air tawar, yang merupakan habitat dari berbagai makhluk hidup.
  • Hutan pantai ialah Hutan yang menyebar di sepanjang pantai yang tidak tergenang oleh pasang surut air laut
  • Rawa adalah lahan genangan airsecara ilmiah yang terjadi terus-menerus atau musiman akibat drainase yang terhambat
  • Hutan mangrove disebut juga hutan pantai atau hutan bakau. Hutan yang tumbuh di sepanjang pantai atau muara sungai yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut.
  •  Ciri-ciri ekosistem air tawar:
  1. Variasi suhu tidak menyolok
  2.  Penetrasi cahaya kurang dan terpengaruh oleh iklim dan cuaca.
  • Ekosistem air tawar dibagi menjadi dua: ekosistem air lentik dan ekosistem air lotik
  • Estuaria adalah perairan muara sungai semi tertutup yang berhubungan bebas dengan laut, sehingga air laut dengan salinitas tinggi dapat bercampur dengan air tawar
  • Ciri-ciri ekosistem air laut:
  1. Memiliki kadar mineral yang tinggi, ion terbanyak ialah Cl`(55%), namun kadar garam di laut bervariasi, ada yang tinggi (seperti di daerah tropika) dan ada yang rendah (di laut beriklim dingin).
  2. Ekosistem air laut tidak dipengaruhi oleh iklim dan cuaca.
  • Ekosistem pantai karang meliputi terumbu karang yang merupakan ekosistem di dasar laut tropis yang dibangun terutama oleh biota laut penghasil kapur
  • Pantai tipe ini umumnya berada didekat muara sungai. Biota penyusun ekosistem ini sevariatif  pantai pasir putih. Kebanyakan Crustacea seperti undur-undur laut (Emerita sp.).
  • Ekosistem pantai lumpur terbentuk dari pertemuan antara endapan lumpur sungai dengan laut
  • Estuaria adalah perairan muara sungai semi tertutup yang berhubungan bebas dengan laut, sehingga air laut dapat bercampur dengan air tawar
  • Laut dalam merupakan daerah yang tidak pernah diungkapkan dan dijelajahi
  • Bentos merupakan sebuah organisme yang tinggal di dalam atau di dasar laut

 

Kelompok 12

SUKSESI

  •  Suksesi ialah proses perubahan yang berlangsung satu arah secara teratur
  • Macam-macam suksesi:
  1. Primer, contohnya: gangguan alami (tanah longsor) dan aktifitas manusia (penambangan batu barah)
  2. Sekunder, contohnya: gangguan alami (angin topan) dan gangguan manusia (pembukaan lahan baru)
  • Komponen dan proses suksesi: Nudasi, migrasi, Eksesis, Kompetisi, Reaksi, dan Klimak
  • Tipe suksesi: Hidrosere, halosere, dan Xerosere
  • Penyebab suksesi:
  1. Iklim, contohnya: kekeringan
  2. Topografi, contohnya: erosi tanah
  3. Biotik, contohnya: serangga yang mengganggu lahan pertanian
  • Urutan terjadi proses suksesi:
  1. Lumut kerak
  2. Lumut kerak daun
  3. Lumut
  4. Rumput-rumputan
  5. Semak-semak
  6. Pohon
  • Teori klimaks: Teori monoklimaks, teori poliklimaks, dan teori informasi

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: